Subscribe
Radar Jaya Post
  • Agama
  • Daerah
  • Hukrim
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
  • Agama
  • Daerah
  • Hukrim
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Radar Jaya Post
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Home Nasional

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

Penulis RJP by Penulis RJP
June 3, 2026
in Nasional
313 9
0
Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada
1k
SHARES
5.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

RJP – Jakarta   Semangat menulis yang tumbuh subur setelah kembali dari program Kelompok Ilmuwan Indonesia di Universitas Melbourne, Australia, tidak pernah benar-benar padam di dalam diri Prof. Dr. Muhammad, M.Ag.

Advertisement Banner

 

Justru pengalaman akademik di negeri Kanguru itu menjadi titik balik yang memperluas kapasitas intelektualnya.

 

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag.

mulai menyadari bahwa dunia akademik internasional bukanlah ruang yang jauh dan asing bagi seorang dosen dari Indonesia, melainkan ruang terbuka yang dapat dimasuki melalui gagasan, tulisan, dan keberanian intelektual.

 

Dari sanalah semangatnya untuk terus menulis, meneliti, dan mengikuti forum-forum ilmiah internasional semakin membara.

 

Dalam pencariannya terhadap konferensi akademik global, ia sempat menelusuri peluang di University of Toronto, Kanada. Namun, takdir intelektual justru membawanya ke sebuah konferensi ekonomi Islam internasional yang diselenggarakan di Universitas Ottawa.

 

Prof.Dr.Muhammad, M.Ag. segera menghubungi panitia konferensi dan, di luar dugaan, komunikasi berlangsung sangat hangat dan terbuka.

 

Panitia meminta dirinya mengirimkan lima halaman makalah penelitian sebagai syarat utama untuk menjadi presenter dalam forum tersebut.

 

“Lima halaman kertas itu mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang. 

Namun, bagi saya lima halaman itu menjadi simbol penting tentang kekuatan ilmu pengetahuan.

 

Saya menyusunnya dengan penuh kesungguhan, ketelitian, dan dedikasi akademik.

 

Hingga akhirnya kabar yang ditunggu-tunggu datang: makalah tersebut diterima, dan ia resmi diundang menjadi pembicara internasional di Kanada.” ujar Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. kepada awak media.

 

Rabu (03/05/2026)

Sebagian biaya keberangkatannya didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sementara sisanya berasal dari dana pribadi yang masih tersisa dari perjalanan akademiknya sebelumnya ke Australia.

 

Perjalanan menuju Kanada bukan sekadar perjalanan geografis, tetapi juga perjalanan intelektual dan spiritual.

 

Selama berada di sana, Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. menyaksikan secara langsung wajah masyarakat multikultural yang hidup dalam keteraturan dan penghormatan terhadap keberagaman. 

 

Kota Montreal meninggalkan kesan mendalam dalam pikiran. Kota itu hidup dalam dua bahasa besar—Inggris dan Prancis—tetapi tetap berjalan harmonis dalam ritme sosial yang teratur dan modern.

 

Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah kunjungannya ke McGill University, salah satu universitas paling bergengsi di Kanada dan dunia. Kampus itu bukan tempat asing dalam imajinasi intelektualnya, sebab di sanalah tokoh-tokoh besar Indonesia seperti Harun Nasution pernah belajar dan membangun fondasi pemikiran Islam modern Indonesia.

 

Walaupun kunjungannya tidak bersifat resmi, ia tetap disambut dengan baik oleh staf kampus.

 

Ia berjalan melintasi lorong-lorong akademik, melihat Gedung John F. Kennedy dan membayangkan jejak langkah para ilmuwan Muslim Indonesia yang pernah menimba ilmu di tempat itu.

 

Ada rasa haru yang sulit dijelaskan ketika seorang dosen dari pelosok Indonesia berdiri di ruang-ruang akademik dunia yang selama ini hanya hadir dalam buku dan cerita.

 

Perjalanan itu berlanjut ke Toronto dan Ontario—kota-kota besar yang dipenuhi mobilitas, dinamika, dan dorongan modernitas global.

 

Ia juga menyempatkan diri untuk naik ke Menara Nasional Kanada, memandang lanskap kota dari ketinggian, sambil membayangkan betapa luasnya dunia dan betapa kecilnya manusia di hadapan ilmu pengetahuan dan ciptaan Tuhan.

 

Namun, pengalaman paling simbolik terjadi ketika ia mengunjungi Air Terjun Niagara. 

Air terjun raksasa yang menjadi perbatasan Kanada dan Amerika Serikat menghadirkan kesan spiritual yang mendalam. 

 

Deru air yang jatuh tanpa henti seolah menjadi metafora tentang waktu, kehidupan, dan kebesaran Tuhan yang melampaui batas-batas negara.

 

Di tempat itu pula, Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. membeli Visa on Arrival dan mengacaukan jembatan menuju Amerika Serikat untuk pertama kalinya.

 

Forum-forum internasional yang ia ikuti mengajarkan kepadanya bahwa dunia terlalu luas untuk dipahami dengan cara berpikir yang sempit.

 

Dari percakapan-percakapan akademik lintas bangsa, Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. belajar menghargai perbedaan, menerima keberagaman, dan membangun pemahaman budaya yang lebih mendalam.

 

Prof.Dr.Muhammad, M.Ag. Menyadari bahwa ilmu pengetahuan sejatinya adalah ruang perjumpaan kemanusiaan, bukan arena kesombongan intelektual.

 

Perjalanan akademik internasional memberikan banyak manfaat intangible yang tidak dapat diukur secara materi: kepuasan batin, kematangan berpikir, keseimbangan psikologis, kemampuan menulis dan berbicara yang semakin terasah, serta jejaring persahabatan lintas budaya yang terus terjalin hingga hari ini. 

 

Semua pengalaman itu membentuk dirinya bukan hanya sebagai seorang ilmuwan, tetapi juga sebagai manusia yang lebih terbuka dan reflektif. 

 

Pada tahun 2012, Ia menjadi Fellow Research di Pusat Agama dan Masyarakat (CRSC) atas undangan dari Prof. Paul Bramadat, Ph.D Direktur CRSR, Unic Victroia, CA 

 

Setelah pulang dari perjalanan ilmiah ke Kanada, Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. mendapat kepercayaan untuk mendapatkan hibah akademik, dan salah satu yang paling bergengsi adalah ISFIS (International Seminar on Islamic Studies).

 

program dari Kementerian Agama RI yang membuka jalan bagi para dosen Indonesia untuk tampil di forum-forum internasional, menampilkan hasil penelitian terbaik mereka.

 

Program ISFIS bukan sekedar seminar, melainkan seleksi yang sangat ketat. 

 

Ribuan dosen dari seluruh Indonesia bersaing setiap tahun, namun hanya segelintir yang berhasil lolos.

 

Melalui bantuan teman dan kolega internasional, Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. akhirnya mendapatkan LoA dari Oxford University, salah satu universitas paling prestisius di dunia, Rasanya seperti mimpi. 

 

Prof Dr Muhammad tidak hanya akan hadir di konferensi internasional, tapi juga akan menginjakkan kaki dan berdialog akademik di Lady Margaret Hall, Universitas Oxford, Inggris.

 

(Tim/Red)

Share408Send
Previous Post

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

Advertisement Banner
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

June 3, 2026
Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

June 3, 2026
Proyek PLTMH Cikamunding Disorot, PERPAM Pertanyakan Legalitas Material dan Crusher Mini

Proyek PLTMH Cikamunding Disorot, PERPAM Pertanyakan Legalitas Material dan Crusher Mini

June 3, 2026
Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah Internasional Di Kanada

June 3, 2026
Toko Kosmetik Diduga Jual Tramadol, Tutup Mendadak Usai Jadi Sorotan Investigasi Media

Toko Kosmetik Diduga Jual Tramadol, Tutup Mendadak Usai Jadi Sorotan Investigasi Media

June 3, 2026

Popular

    Radar Jaya Post

    © 2026 Radar Jaya Post

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    • Login
    No Result
    View All Result
    • Agama
    • Daerah
    • Hukrim
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik

    © 2026 Radar Jaya Post

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In